Tips & Trik Ngetik Penutup Surat Lamaran Kerja yang Bikin HRD Klepek-klepek

Table of Contents

Halo, Sobat Pencari Kerja! Gimana nih, proses job hunting-nya? Udah kirim berapa lamaran kerja minggu ini? Pasti lagi sibuk banget ya, scrolling lowongan kerja, ngirim CV dan surat lamaran. Nah, ngomong-ngomong soal surat lamaran kerja, bagian penutup itu crucial banget loh! Bayangin, HRD udah baca CV dan isi suratmu yang kece, tapi penutupnya blek, kurang greget. Sayang banget kan? Makanya, di artikel ini, gue bakal spill tips dan trik ngetik penutup surat lamaran kerja yang bikin HRD klepek-klepek dan panggil kamu interview! Siap-siap catat ya!

surat lamaran kerja

Kenapa sih Penutup Surat Lamaran Kerja Itu Penting?

Bayangin, penutup surat lamaran kerja itu kayak dessert setelah makan enak. Enak sih udah kenyang, tapi dessert yang manis bikin pengalaman makan jadi lebih lengkap dan berkesan. Sama kayak surat lamaran, penutup yang powerful bisa ninggalin kesan positif yang bikin kamu lebih diingat HRD. Ini kesempatan terakhir kamu buat show off dan nunjukkin enthusiasm-mu!

Hindari Kalimat Klise! Bikin Penutup yang Anti-Mainstream

Udah bosen kan lihat kalimat penutup yang gitu-gitu aja? "Demikian surat lamaran ini saya buat, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih." Stop! Kita harus lebih kreatif! Gunakan kalimat yang lebih personal dan nunjukkin antusiasmemu.

Contoh Kalimat Klise yang Harus Dihindari:

  • Demikian surat lamaran ini saya buat…
  • Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih…
  • Besar harapan saya untuk dapat bergabung…

Contoh Kalimat Penutup yang Lebih Fresh:

  • "Saya sangat antusias untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kualifikasi saya dan bagaimana saya dapat berkontribusi pada perusahaan Bapak/Ibu. Saya siap untuk dihubungi kapan pun."
  • "Saya yakin bahwa kombinasi skill dan pengalaman saya akan menjadi aset berharga bagi tim [Nama Perusahaan]. Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya."
  • "Saya sangat tertarik dengan visi dan misi [Nama Perusahaan] dan berharap dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan perusahaan. Saya siap untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya."

Tunjukkan Antusiasme dan Keyakinan Diri!

Jangan ragu untuk menunjukkan antusiasme dan keyakinan dirimu! HRD suka kandidat yang percaya diri dan bersemangat. Tapi ingat, tetap jaga profesionalisme ya. Jangan sampai terkesan overconfident.

Contoh: "Saya sangat bersemangat dengan kesempatan untuk bergabung dengan tim [Nama Perusahaan] dan yakin dapat berkontribusi secara signifikan."

Sesuaikan Penutup dengan Posisi yang Dilamar

Penting banget untuk menyesuaikan penutup surat lamaran dengan posisi yang kamu lamar. Riset tentang perusahaan dan posisinya, lalu highlight skill dan pengalaman yang relevan di bagian penutup.

Contoh: Jika melamar posisi marketing, kamu bisa menulis, "Saya yakin pengalaman saya dalam digital marketing akan membantu [Nama Perusahaan] mencapai target marketing yang ambisius."

Jangan Lupa Proofread!

Setelah selesai menulis, jangan lupa proofread! Pastikan tidak ada typo atau kesalahan tata bahasa. Kesalahan kecil seperti ini bisa bikin HRD ilfeel dan menganggap kamu kurang teliti.

proofread

Contoh Penutup Surat Lamaran Kerja yang Powerful

Berikut beberapa contoh penutup surat lamaran kerja yang bisa kamu adaptasi:

Contoh 1 (Formal):

"Dengan kualifikasi dan pengalaman yang saya miliki, saya yakin dapat memberikan kontribusi positif bagi [Nama Perusahaan]. Saya sangat bersemangat untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kesempatan ini dan siap mengikuti proses seleksi selanjutnya. Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Bapak/Ibu."

Contoh 2 (Semi-Formal):

"Saya sangat antusias dengan lowongan [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya percaya skill dan pengalaman saya sejalan dengan kebutuhan perusahaan, terutama dalam [sebutkan skill spesifik]. Saya berharap dapat segera berdiskusi lebih lanjut mengenai hal ini. Terima kasih."

Contoh 3 (Untuk Posisi Kreatif):

"Portofolio terlampir menunjukkan passion dan kemampuan saya di bidang [Bidang Pekerjaan]. Saya yakin dapat memberikan warna baru dan ide-ide segar bagi tim [Nama Perusahaan]. Saya sangat antusias untuk berdiskusi lebih lanjut dan menunjukkan kemampuan saya secara langsung. Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya."

Bonus Tip: Gunakan Call to Action yang Jelas!

Akhiri penutup surat lamaranmu dengan call to action yang jelas. Misalnya, "Saya siap dihubungi melalui telepon di nomor [Nomor Telepon] atau email di [Alamat Email]." Ini memudahkan HRD untuk menghubungi kamu.

Kesimpulan

Nah, itu dia tips dan trik ngetik penutup surat lamaran kerja yang bikin HRD klepek-klepek! Ingat, penutup surat lamaran kerja itu penting banget, jadi jangan sampai dianggap remeh. Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa ninggalin kesan positif dan meningkatkan peluangmu untuk dipanggil interview. Good luck, Sobat Pencari Kerja!

Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu yang juga lagi job hunting ya! Kalo ada pertanyaan atau mau sharing pengalaman, silakan tulis di kolom komentar di bawah. Stay tuned untuk tips dan trik karir lainnya di blog ini!

Semoga artikel ini bermanfaat! Happy job hunting!

Posting Komentar