Gimana Sih Cara Nulis Surat Panggilan Interview Kerja yang Keren?
Halo, Sobat Job Seeker! Pernah nggak sih, kamu udah apply kerja ke banyak perusahaan, eh tiba-tiba dapat email atau surat panggilan interview? Rasanya pasti campur aduk antara seneng, deg-degan, dan sedikit panik. Nah, tapi pernah kepikiran nggak, gimana sih perusahaan bikin surat panggilan interview yang bikin kita makin semangat dan nggak sabar buat dateng? Atau, kalau kamu HRD, gimana caranya bikin surat panggilan interview yang profesional dan informatif? Yuk, kita bahas tuntas di sini!
Kenapa Surat Panggilan Interview Penting Banget?
Surat panggilan interview bukan cuma formalitas, lho. Bayangin, surat ini adalah first impression perusahaan di mata kandidat. Surat yang baik dan profesional bisa ningkatin employer branding dan bikin kandidat merasa dihargai. Sebaliknya, surat yang asal-asalan bisa bikin kandidat ilfeel dan malah nggak jadi dateng interview. Sayang banget, kan?
Menurut sebuah survei dari CareerBuilder, 75% kandidat lebih tertarik pada perusahaan yang punya proses rekrutmen yang jelas dan komunikatif. Surat panggilan interview yang baik adalah salah satu kunci penting dalam proses rekrutmen yang efektif.
Bagian-Bagian Penting dalam Surat Panggilan Interview
Biar surat panggilan interview kamu keren dan informatif, pastikan ada bagian-bagian penting ini, ya:
- Kop Surat: Jangan lupa cantumin logo dan nama perusahaan, alamat, nomor telepon, dan email. Ini bikin surat terlihat profesional dan terpercaya.
- Nomor Surat: Beri nomor surat untuk memudahkan pengarsipan dan pelacakan.
- Tanggal Surat: Cantumkan tanggal pembuatan surat.
- Lampiran (jika ada): Misalnya, kandidat diminta bawa CV, portofolio, atau dokumen lain.
- Perihal: Tuliskan perihal surat dengan jelas, misalnya "Panggilan Interview untuk Posisi Marketing Executive".
- Alamat Tujuan: Tuliskan nama lengkap, alamat, dan nomor telepon kandidat dengan benar.
- Salam Pembuka: Gunakan salam yang sopan dan profesional, seperti "Dengan hormat," atau "Kepada Yth. Bapak/Ibu [Nama Kandidat]".
- Isi Surat: Jelaskan posisi yang dilamar, waktu dan tempat interview, serta berkas yang perlu dibawa. Berikan informasi kontak HRD jika ada pertanyaan.
- Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan, seperti "Hormat kami,".
- Nama dan Tanda Tangan: Sertakan nama jelas dan tanda tangan HRD atau pihak yang berwenang.
Contoh Surat Panggilan Interview Kerja yang Bisa Kamu Contek
Berikut ini beberapa contoh surat panggilan interview yang bisa kamu adaptasi:
Contoh 1 (Formal):
[Kop Surat Perusahaan]
Nomor : 001/HRD-Recruitment/VII/2024
Tanggal : 20 Juli 2024
Lampiran: -
Perihal : Panggilan Interview
Kepada Yth.
Bapak/Ibu [Nama Kandidat]
[Alamat Kandidat]
[Nomor Telepon Kandidat]
Dengan hormat,
Sehubungan dengan lamaran kerja Bapak/Ibu untuk posisi Marketing Executive di PT Maju Jaya, kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri interview pada:
Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli 2024
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Kantor PT Maju Jaya, Jl. Sudirman No. 123, Jakarta
Harap membawa CV, ijazah terakhir, dan transkrip nilai asli.
Atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
[Nama HRD]
[Tanda Tangan]
[Jabatan]
Contoh 2 (Semi-Formal):
[Kop Surat Perusahaan]
Hai [Nama Kandidat],
Senang sekali bisa mengundang kamu untuk interview posisi Marketing Executive di PT Maju Jaya!
Interview akan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli 2024
- Pukul: 09.00 WIB
- Tempat: Kantor PT Maju Jaya, Jl. Sudirman No. 123, Jakarta (bisa cek Google Maps di link ini [link google maps])
Jangan lupa bawa CV, ijazah terakhir, dan transkrip nilai asli ya. Kalau ada pertanyaan, bisa hubungi kami di [nomor telepon/email].
Sampai ketemu di interview!
Salam,
Tim HRD PT Maju Jaya
Tips Bikin Surat Panggilan Interview yang Makin Keren
- Personalisasi: Sapa kandidat dengan namanya, bukan "Kepada Yth. Pelamar".
- Jelas dan Singkat: Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan hindari kalimat yang bertele-tele.
- Informatif: Cantumkan semua informasi penting yang dibutuhkan kandidat.
- Profesional: Gunakan tata bahasa dan ejaan yang benar.
- Ramah: Gunakan nada bicara yang ramah dan sopan.
- Konfirmasi: Berikan kesempatan kepada kandidat untuk mengkonfirmasi kehadiran.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Bikin Surat Panggilan Interview
- Typo: Periksa kembali surat sebelum dikirim untuk menghindari kesalahan ketik.
- Informasi Kurang Lengkap: Pastikan semua informasi penting tercantum dengan jelas.
- Nada Bahasa yang Kasar: Gunakan bahasa yang sopan dan profesional.
- Terlalu Formal: Sesuaikan tingkat formalitas dengan budaya perusahaan. Terlalu formal bisa terkesan kaku.
- Pengiriman Terlambat: Kirim surat panggilan interview setidaknya 3-7 hari sebelum jadwal interview.
Kesimpulan
Surat panggilan interview adalah aset penting dalam proses rekrutmen. Dengan memperhatikan detail-detail kecil, kamu bisa bikin surat panggilan yang keren, informatif, dan profesional. Ingat, surat ini adalah first impression perusahaan di mata kandidat. Jadi, bikinlah sebaik mungkin!
Nah, gimana? Udah siap bikin surat panggilan interview yang bikin kandidat terkesan? Semoga tips di atas bermanfaat, ya! Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu yang lagi cari kerja atau yang bekerja di HRD. Kalau ada pertanyaan atau tips lain, jangan ragu tulis di kolom komentar di bawah, ya! Ditunggu kunjungan selanjutnya untuk informasi menarik lainnya!
Posting Komentar